Bunda, aku benar benar sakit hati mala ini. Bunda aku
harus gimana ? bunda,,,,,,
Ingin sekali ku katakana padamu, aku sedang patah
hari
Bunda, aku mencintainya
Sudah dua tahun ini kuhabiskan untuk merindukannya
Mendoakannya dan mengharapkannya
Bunda, dia lelaki yang selama ini aku cintai
Lelaki yang aku sayangi
Lelaki yang kuharapkan menjadi masa depanku
Bunda,,,
Semua hancur bunda,
Kini dia memilih wanita lain
Wanita yang bisa membuatnya lebih bahagia
Wanita yang mampu membuat hidupnya lebih berwarna
Tapi bunda, itu bukan aku
Sakiit bunda, sangat sakit rasanya ketika
merelakannya dengan wanita lain
Tapi bunda, aku bisa apa ?
Aku hanya bisa disini, diam membeku
Berharap ini tak nyata
Tapi percuma, inilah kenyataannya bunda
Aku harus merelakannya demi kebahagiaanku dan
kebahagiaannya
Yang aku tau pasti, tuhan telah mempersiapkan
seseorang yang terbaik buat aku
Aku, hanya menunggu waktu untuk melupakan lelaki ini
dan menemukan tulang rusukku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar