kini, semua hanyalah cerita. kutulis cerita ini agar aku ingat betapa aku telah melewati fase ini. fase dimana keyakinan dan keinginannku tak sesuai dengan kanyataan.betapa aku mengharapkannya di masa depan. kalau tidak sekarang, aku selalu berharap agar kita bertemu di masa depan. tapi, tetap saja. aku disini menangis, kembali menangisi kepergianmu.kali ini, malan ini 9 januari 2012 aku menangis. menyadari bahwa engkau tak bisa ku gapai lagi. aku menyerah aku menyerah! aku tak bisa bertahan mendapatkanmu. mungkin, aku terlalu bodoh dihadapanmu. saat di depanmu ,,,, i lost my mind. i don't know what should i do. jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. aku mencintaimu, tapi sampai saat ini aku tak tau kenapa aku bisa suka sama kamu. yah,, kamu satu satunya lelaki yang mampu membuatku menangis, membuatku jatuh cinta sekaligus patah hati. aku terlalu bodoh untuk menghadapi perasaanku sendiri, aku bahkan tak mampu mengontrol diriku. aku menjauh dari mu. berharap bahwa perasaan ini bisa hilang. tapi semua sia sia. yang hanya adalah penyesalan kenapa aku harus menjauh disaat kita begitu dekat. karena aku tau, kamu mencintai seseorang yang lain. seseorang yang telah lama dihatimu. sama seperti aku yang mencintaimu dua tahun lamanya. kupendam perasaan ini berharap engkau akan mengtahui dengan sendirinya, tapi saat aku sadar engkau bukan peramal yang mampu membaca isi hati orang lain itu sudah terlambat. hatimu kini telah terisi seseorang yang lain, sekeras apapun aku mencoba, semua sia sia. kini engkau telah menatap nya lebih dari biasanya, lebih merindukannya dan hanya dia yang ada di pikiranmu. aku mencintaimu dalam diam dan aku merindukanmu dalam sepi. tapi setelah dua kali aku terjatuh, mungkin sekarang saatnya aku benar benar harus melupakanmu. semoga kau bahagia bersamanya, terimakasih telah menjadi bagian dari kisah hidupku. tapi tuhan aku mencintainya, mencintainya hingga aku lupa terhadap diriku sendiri. aku menghabiskan banyak waktu untuk memikirkannya dan semua sia sia. tuhan, tolong katakan padanya bahwa aku pernah mencintainya. walaupun aku tau dia tak pernah mencitaiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar